Cara Terbaru Budidaya Ikan Patin Yang Harus Anda Tahu

Cara Budidaya Ikan Patin Di Kolam Terpal – Saat ini sudah banyak metode yang diterapkan untuk membudidayakan ikan, selain menggunakan kolam galian tanah, keramba, pembudidayaan ikan juga dapat dilakukan dengan menggunakan terpal. Cara yang disebutkan terakhir saat ini banyak dijadikan pilihan karena dinilai lebih praktis dan dinilai lebih murah dibanding cara-cara yang lain.

Seperti halnya budidaya ikan lele, pemeliharaan ikan patin pun dapat dilakukan pada kolam terpal, untuk pembuatan kolam terpal untuk ternak ikan patin pun tidak berbeda dengan membuat kolam terpal untuk ikan lele.

Ikan patin memiliki ciri-ciri yang mirip dengan ikan lele, ikan ini masuk dalam jenis ikan berkumis dan berkulit licin tidak bersisik. Ikan ini banyak digemari masyarakat karena memiliki daging yang banyak dan tulangnya tidak terlalu banyak.

Ternak Ikan, Budidaya Ikan Patin pada kolam terpal, Cara memelihara ikan patin pada kolam terpal, ternak ikan patin pada kolam terpal, cara membuat kolam terpal ikan patin, Budidaya ikan patin,

Ikan patin banyak diolah menjadi soup ataupun dibakar,, jenis ikan ini juga sangat bernilai ekonomis mengingat kebutuhan akan ikan ini juga cukup banyak. Harga ikan patin 1 Kg mencapai 25rb- 30rb. Tentunya ini bisa menjadi peluang bisnis bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha budidaya ikan.

Untuk dapat membudidayakan ikan patin di kolam terpal dapat dilakukan dengan beberapa langlah berikut:

1. Menyiapkan Kolam Dari Terpal Dengan Ukuran Yang Sesuai Untuk Budidaya Ikan Patin

Sebelum Anda memulai untuk beternak ikan, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu kolam yang cukup mewakili jumlah ikan yang akan Anda budidayakan. Selain ukuran, kolam juga harus membuat ikan betah dan bisa beradaptasi dengan kolamnya, sehingga tidak stress dan mati.

Untuk membuat kolam dari terpal dapat menggunakan terpal dengan ukuran 4m x 6m,

Mengapa menggunakan ukuran terpal ini, karena ukuran ini cukup besar dan mudah untuk dibentuk..
Jika satu terpal dianggap belum cukup untuk jumlah bibit yang akan ditebar, maka buatlah beberapa kolam dengan menggunakan ukuran terpal yang sama.

Siapkan tiang-tiang pancang dengan ukuran 130cm atau lebih dengan tujuan nantinya kedalaman kolam adalah 1 meter. Pasanglah tiang-tiang pancang pada setiap sudut dan bagian tengah dengan ukuran kolam nantinya 2m x 4 m.

Untuk menahan bagian samping agar lebih rapi, gunakan bambu yang dibelah 4 kemudidan ikan pada setiap tiang secara memanjang..

Kemudian pasanglah terpal pada tiang-tiang tersebut, ikatlah dengan menggunakan kawat agar lebih kuat dan mampu menopang volume air..

Ternak Ikan, Budidaya Ikan Patin pada kolam terpal, Cara memelihara ikan patin pada kolam terpal, ternak ikan patin pada kolam terpal, cara membuat kolam terpal ikan patin, Budidaya ikan patin,
Source : Budidayaperawatan

Setelah terpal dipasang, isilah air sampai penuh.. periksan apakah ada kebocoran atau pemasngan yang tidak rapi..jika ada perbaikilah…

Setelah kolam dinilai sudah baik, sebaiknya jangan buru-buru untuk memelihara ikan patin,,namun masukkanlah batang pisang atau tanaman air seperti enceng gondok terlebih dahulu.. hal ini bertujuan untuk menghilangkan bau terpal…

Cincang batang pisang dan masukkan ke dalam kolam terpal yang telah diisi ikan, biarkan selama 1 minggu,, kemudian kuraslah..buang batang pisangnya.. dan isi kembali dengan air.. biarkan selama 3 hari sebelum bibit ikan patin dimasukkan….

Kolam dengan ukuran 2m x 4m x 1m ini dapat menampung ikan patin sebanyak 10 ribu bibit…

2. Memilih Bibit Ikan Patin Dengan Kualitas Yang Super

Untuk dapat menghasilkan ikan patin yang berkualitas baik tentunya sangat tergantung dari tata cara pemilihan bibitnya, bibit patin yang memiliki kualitas baik diperolehd ari induk yang baik juga..

Sebaiknya Anda membeli benih ikan patin dari peternak ikan patin yang sudah berpengalaman, sehingga mereka tahu benih ikan patin yang benar-benar berkualitas…

Setelah Anda mendapatkan bibit ikan patin, langkah selanjutnya adalah menebarkan ke kolam terpal yang telah dibuat sebelumnya….

3. Membudidayakan dan Melakukan Perawatan Yang Baik Pada Ikan Patin Peliharaan

Pada dasarnya ikan patin sangat baik dibudidayakan pada kolam tanah yang berlumpur dengan aliran air yang baik.. namun Anda tidak perlu khawatir, cara budidaya ikan patin di kolam terpal pun tidak kalah suksesnya dengan yang di kolam tanah…

Kunci keberhasilannya adalah bagaimana melakukan perawatan yang benar pada budidaya ikan patin,,
Perawatan dapat dilakukan dengan memberikan pakan yang teratur dan mengganti air kolam secara berkala agar tidak menyebabkan ikan keracunan…
Pemberian makan untuk ikan patin yang masih kecil dapat dilakukan pemberian pakan dengan cacing,, atau menggunakan pelet dengan ukuran yang kecil…
Jika ikan sudah memiliki ukuran yang besar, berikan pelet ikan dengan ukuran yang besar… Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari dengan takaran disesuaikan dengan kapasitas makan ikan dan berat ikan…
 
Biasanya semakin besar ikan maka jumlah makanannya pun akan semakin banyak…Anda juga bisa memberikan makanan tambahan berupa kerang, keong emas,bekicot, ikan sisa, sisa dapur dan lain-lain. Makanan alami yang diperoleh dari lingkungan selain mengandung protein tinggi juga menghemat biaya pemeliharaan.
4. Masa Panen Budidaya Ikan Patin

Pemanenan ikan patin dapat dilakukan pada usia ikan sekitar 4 bulan atau disesuaikan dengan ukurannya atau permintaan pasar, pada usia 4 bulan berat ikan bisa mencapai 400gr – 600gr. Biasanya permintaan pasar berkisar pada 400gr per ekornya…

Itulah 4 langkah cara budidaya ikan patin pada kolam terpal, banyak manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh dengan melakukan pemeliharaan ikan patin, selain biaya yang lebih murah, Anda bisa memanfaatkan halaman rumah Anda….
Sumber : www.bijibersemi.com

Bijibersemi

Bijibersemi.Com Merupakan Salah Satu Blog Yang Memberikan Berbagai MaCam Informasi Bagi Anda, Mulai Dari Informasi Teknologi, Entrepreneur, Pekerjaan, Motivasi, Pertanian, Peternakan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *