5 Kesedihan Ini Yang Dirasakan Pekerja Tambang Saat Lebaran

Hari raya Idul Fitri adalah hari kemenagan bagi pemeluk agama islam, setelah berhasil menjalankan ibadah puasa selama 29 atau 30 hari. Hari lebaran juga merupakan hari untuk saling bermaaf-maafan dengan kerabat atau teman. Kebiasaan berkumpul dengan keluarga membuat perayaan hari raya idul fitri terasa lebih khidmad..

Namun bagaimana dengan pekerja tambang..?

Kegiatan di Industri pertambangan merupakan kegiatan yang beroperasi hampir 24 jam penuh setiap harinya, hal ini tentu menuntut pembagian jadwal untuk pekerjanya. Ada yang masuk siang dan masuk malam, bahkan ada yang dibagi menjadi 3 gilir kerja (shift) yaitu shift pagi, shift sore, dan shift malam dini hari. Itulah gambaran bagaimana pekerjaan di dunia tambang.

Bagaimana untuk perayaan hari-hari besar keagamaan ? Untuk hari besar keagamaan seperti Idul Fitri kegiatan pertambangan akan diliburkan selama 2 hari, namun tidak jarang sebagian perusahaan hanya meliburkan saat malam takbir dan hari pertama lebaran saja..Bagi yang mendapatkan jadwal cuti, maka pekerja tersebut bisa bersuka cita dengan keluarga di kampung halaman. Nah bagi yang dapat jadwal piket, bersiap-siap akan mengalami beberapa kesedihan berikut.

1. Seminggu Sebelum Hari Raya Idul Fitri, Kamu Akan Banyak Dapat Email Pamitan Cuti

Pergerakan pekerja tambang mulai cuti sudah dimulai sejak H-7 dari Lebaran, ini akan terus berangsur-angsur sampai di Hari H. Bagi pekerja tambang, biasanya saat akan meninggalkan site (sebutan area tambang pada umumnya) pekerja tambang akan mengirimkan email pemberitahuan kepada rekan kerja yang lainnya (pamitan). Email-email pamitan seperti ini akan ramai menjelang lebaran.

“Bersama ini saya beritahukan bahwa saya tidak berasa di site dari tanggal…bla..bla..bla.. Selamat hari raya Idul Fitri 1438H, mohon maaf lahir dan bathin”

dan yang tidak kalah menyedihkan adalah delegasi tugas..

Tugas yang dilakukan oleh pekerja sehari-hari tidak bisa tertunda hanya karena orang tersebut sedang cuti, oleh karena itu harus didelegasikan kepada rekan kerja lainnya. Nah..bagi pekerja yang tidak cuti saat lebaran, maka pekerja tersebut biasanya mendapatkan delegasi tugas tersebut (job pending)..

Sudah tidak cuti….ehhhh…malah dapat pendingan…. #Nyesekkk

2. Memang Enak Menguasai Kantor Yang Besar, Tapi Kamu Tidak Akan Bisa Menutupi Kesepianmu

Siapa yang tidak ingin berkumpul dengan keluarga saat hari besar seperti itu, memang begitu adanya hampir semua pekerja menginginkan hal tersebut. Namun karena adanya jadwal masuk maka sebagian pekerja terpaksa harus tetap tinggal di site dan bekerja…

Karena sebagian besar pekerja melaksanakan cuti lebaran, maka tambang akan terasa lebih sepi dibanding hari biasanya… Kantor akan terasa hambar tidak ada rekan kerja lain, lokasi penambangan akan terasa sepi hanya dengan menyisakan beberpa unit beroperasi…

Satu sisi kondisi ini akan memberikan kenyamanan tersendiri karena tidak ada pekerja lain yang mengganggu dan tidak ada yang mengawasi.. Namun..Anda tidak bisa menutupi kesedihan karena kesepian itu….

3. Kamu Tinggal Di Barak Penginapan (Mess), Yah Siap-Siap Aja Ditemani Sama..Hiiiiii

Tidak hanya di kantor, bagi mereka yang tidanggal di mess pun akan merasakan kesepian yang sama.. sebagian besar pekerja yang ada di barak penginapan akan meninggalkan mess untuk pulang menuju kampung halaman.

Kesepian Anda di kantor akan berlanjut saat di mess..banyak kamar yang kosong dan biasanya rumah atau banguanan yang dijadikan mess adalah bangunan yang besar..

Ditambah lagi lokasi tambang biasanya identik dengan hutan.. banyangkan… #hiiiiiii…ngeriiiii…

4. Saat Malam Takbir Banyak Teman Yang Kumpul Dengan Keluarga, Kamu Hanya Ditemani Handphone

Mendengar suara takbir yang berkumandang akan lebih nikmat jika dekat dengan sanak keluarga, mempersiapkan buat esok hari dan bercanda ria dengan keluarga.

Ya..walaupun libur lebaran itu hanya sebentar, namun tetap saja kesedihan tidak bisa dielakkan jika jauh dari keluarga. Saat yang lain bisa kumpul dengan keluarga, Anda justru hanya mendengar suara dari handphone..

handphone adalah teman yang paling mengerti saat kesepian di mess dan jauh dari keluarga saat takbiran..

5. Seharusnya Di Hari Lebaran Bisa Makan Opor Bersama Keluarga, Eh.. Kamu Tetap Makan Nasi Kotak

hari lebaran idul fitri biasanya identik dengan banyaknya kue dan makanan yang enak-enak, pada hari itu sebagian besar keluarga akan mempersiapkan makanan yang banyak untuk menyambut kedatangan keluarga yang lainnya, diantanya masak lontong sayur, opor, soto, dan masakan lainnya..

Itu tidak berlaku bagi pekerja tambang yang sedang di site,, jika yang lain makan opor denganĀ  keluarga, justru pekerja tambang yang tidak cuti hanya makan nasi kotak seperti biasanya…..

Itulah 5 kesedihan yang biasanya dalami oleh pekerja tambang saat libur lebaran, namun semua tergantung bagaimana cara menyikapinya. Lika-liku pekerja tambang memang tidak ada habisnya, jauh dari keluarga dan lebaran masih juga harus kerja. Apakah Anda punya pengalaman lain..silakan dishare di comment….

About Bijibersemi 270 Articles
Bijibersemi.Com Merupakan Salah Satu Blog Yang Memberikan Berbagai MaCam Informasi Bagi Anda, Mulai Dari Informasi Teknologi, Entrepreneur, Pekerjaan, Motivasi, Pertanian, Peternakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*