3 Pelajaran Kepemimpinan Dari Seorang Wanita Yang Menjadi Kapten Kapal Pesiar

Leadership – Siapa yang menyangka profesi kapten kapal yang identik dengan laki-laki ini diemban oleh seorang wanita, tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan bagaimana kepribadian wanita ini selain Wanita Perkasa. Mengarungi lautan sudah dilakukan hampir 3 dekade, berbagai macam masalah dihadapi saat berlayar, salah satunya adalah terjadi kebakaran di ruang mesin saat di kejar Bajak laut.

Wanita ini bernama Sandy Yawn yang akrab dipanggil Kapten Yawn, siapa sangka bahwa Dia juga merupakan penderita kanker. Kegigihannya dan pola kepemimpinannya banyak menginspirasi orang banyak. Dia juga dipercaya menjadi pemeran di Bravo’s Reality Series below Deck ;Mediteranean.

Yawn mengungkapkan bahwa masalah pasti ada dimanapun, yang penting bagaimana menjaga kepala untuk tetap dingin walaupun tekanan cukup besar.

Berikut 3 Prinsip kepemimpinan (leadership) menurut Kapten Yawn:

1. Membimbing Dimulai Dari Belajar Mendengarkan

Untuk mengajak seluruh crew kapal memahami bagaimana keinginan kita sebagai pemimpin, kita harus banyak berkomunikasi dengan mereka. Duduk dan bercengkrama bersama mereka dalam satu waktu tanpa adanya perbedaan jabatan, Bisa diselingi dengan minum kopi atau suasana santai lainnya.

Dengarkan keluh kesah mereka, dan berusahalah mencari solusi dari setiap masalah yang mereka hadapi. setelah itu berikan kalimat-kalimat yang mengunggah semangat mereka.

Seorang Leader harus mampu mempertahankan semangat tim untuk bisa mencapai apa yang dituju, dan harus mau mendengarkan sebelum minta didengarkan.

2. Belajar Dari Kesalahan Dan Jadikan Sebagai Momen Yang Bisa Diajarkan

Setiap orang akan bereaksi ketika melihat orang yang salah, termasuk Kapten Yawn yang akan langsung melakukan peringatan kepada crew yang melakukan kesalahan. Namun sekarang semua sudah berbeda, Kapten Yawn berusaha berempati dengan kondisi crew.

Ya..coba memposisikan diri kita seperti orang tersebut. Mendalami penyebab kesalahan akan lebih bijak dari pada langsung menghardik. Mungkin saja orang tersebut sedang mengalami masalah keluarga, kurang istirahat, dan lain sebagainya.

Kita tidak tahu kondisi di luar pekerjaan, seberapa besar beban yang mereka pikul. Tentu hal ini menjadi pelajaran bagi kita untuk bisa lebih bijak dalam menghadapi masalah.

Memberikan hukuman pada mereka yang sedang mengalami masalah tidak selamanya akan memberikan perbaikan, pahami terlebih dahulu dan cobalah berempati.

3. Selalu Ingat Untuk Mengatur Nada Bicara

Dalam kondisi darurat, apakah Anda akan merasa Stress ? tentu. Hampir semua orang akan mengalami stress ketika menghadapi masalah besar atau darurat.

Namun, apakah kita perlu menunjukkan kemarahan ? Tidak

Setiap orang menanti arahan kita terhadap kondisi yang sedang kita hadapi, menunjukkan kemarahan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Dan jangan pernah memutuskan sesuatu pada saat sedang marah.

Terima kasih sudah membaca artikel mengenai pelajaran kepemimpinan (leadership) dari seorang Kapten Yawn, artikel ini dilansir dari entrepreneur.com. Semoga memberikan manfaat bagi kita semua untuk bisa menjadi pemimpin yang bijak. Jangan lupa tolong dishare…

About Bijibersemi 270 Articles
Bijibersemi.Com Merupakan Salah Satu Blog Yang Memberikan Berbagai MaCam Informasi Bagi Anda, Mulai Dari Informasi Teknologi, Entrepreneur, Pekerjaan, Motivasi, Pertanian, Peternakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*