10 Kesalahan Terbanyak Dalam Mengemudi, Mana Yang Pernah Anda Lakukan ?

Kesalahan Dalam Mengemudi – Jika kita melihat atau membaca berita baik di media cetak maupun elektronik, berita tentang kecelakaan lalu lintas selalu saja menjadi bagian dari itu semua. Sebagian orang tahu bahwa penyebab kecelakaan terbesar adalah faktor manusia, kesalahan-kesalahan manusia di dalam mengoperasikan kendaraannya memegang peranan yang sangat penting terhadap terjadinya kecelakaan.

Namun apakah kita semua bisa belajar banyak dari kejadian-kejadian kecelakaan lalu lintas yang kita baca tadi ? Belum tentu…

Entah karena kurangnya kesadaran, kurangnya pengetahuan, kebiasaan, atau bahkan ketidakpedulian terhadap sesama pengendara menjadikan kecelakaan yang serupa terjadi berulang-ulang.. Oleh karena itu salah satu perusahaan di Sans Fransisco bernama OTTO membuat teknologi mobil tanpa pengemudi (autonomous).

Baca Juga : Teknologi Truck Tanpa Pengemudi

Berikut 10 Kesalahan Yang Paling sering Dilakukan Saat Mengemudikan Mobil:

1. Tidak Mengatur Spion Dengan Benar

Apakah Anda pernah berpikir bahwa ketersediaan spion kanan dan kiri serta kaca tengah sangat berguna ? atau hanya Anda anggap sebagai hiasan mobil saja ?

Keberadaan cermin-cermin ini sangat membantu pengemudi dalam memastikan dan mengawasi kondisi di sekitar mobil yang sedang dioperasikan, kondisi kanan, kondisi kiri, dan belakang. Dengan Adanya cermin ini pengemudi dapat meminimalkan kaget akibat adanya kendaraan lain yang melaju di sebelah mobilnya, atau memudahkan saat akan parkir atau berbelok.

Namun, sebagian pengemudi masih menganggap remeh keberadaan spion dan cermin ini, salah satunya adalah dengan tidak mengatur secara tepat. Sehingga tidak bisa memperlihatkan kondisi sekitar dengan baik.

Saran, selalu lakukan pengaturan spion dan cermin kabin sebelum dikemudikan. dan setiap pengemudi harus melakukan sendiri setiap akan mengemudikan karena pengaturan setiap orang berbeda.

2. Mengemudi Secara Perlahan Di Jalur Cepat

Apakah Anda pernah melihat seseorang mengemudikan mobil secara perlahan di jalur cepat ? Apa reaksi Anda ketika melihat kondisi seperti itu.

Sebagian pengemudi pasti akan kesal jika mendapati pengemudi mobil yang mengemudikan dengan lambat di jalur cepat, atau bahkan Anda akan melakukan klakson panjang untuk memperingatkan pengemudi tersebut.

Tidak semua pengemudi peka terhadap kondisi bahaya ini, jika Anda mengemudikan mobil di jalur cepat secara perlahan maka kemacetan akan terjadi. Kondisi terburuk adalah kcelakaan lalu lintas akibat pengereman mendadak, atau akibat overtaking (menyalip) kendaraan Anda.

Saran, Gunakan lajur yang sesuai dengan kecepatan Anda, atau sesuaikan kecepatan mobil Anda dengan lajur yang Anda gunakan. Dengarkan klakson dari pengemudi lain dan benari cara mengemudi Anda untuk keselamatan bersama di jalan raya.

3. Berbelok atau Merubah Lajur Tanpa Menggunakan Lampu Sign (Signal)

Pernahkan terfikir bagaimana cara komunikasi antar pengemudi di jalan raya? Mungkin salah satunya adalah klakson. Namun selain itu isyarat juga diperlukan sebagai pengganti komunikasi antar pengemudi untuk memberitahukan keinginan atau arah yang dituju.

Lampu Sign merupakan salah satu bagian terpenting di kendaraan Anda, fungsinya sangat vital dalam keselamatan berkendara. Begitu banyak kecelakaan terjadi karena tidak menghidupkan lampu sign saat merubah arah mobil seperti pindah jalur atau berbelok.

Saran, Selalu gunakan lampu sign saat akan merubah arah kendaraan Anda, dan jangan lupa mematikannya kembali (jika tidak otomatis) jika sudah tidak digunakan. Jangan biarkan lampu sign selalu hidup, karena akan membuat bingung pengemudi lainnya.

4. Menggunakan Lampu Jauh Secara Tidak Tepat

Lampu jarak jauh memang sangat membantu pengemudi pada jalan yang tidak diserati lampu jalan, dan sangat membantu untuk melihat dengan jangkauan yang lebih jauh.

Namun, kadang pengemudi lupa untuk menurunkan kembali ke lampu jarak pendek ketika ada kendaraan dari arah depan. Ini sangat mengganggu dan membahayakan bagi pengemudi dari arah berlawanan.

Cahaya lampu jarak jauh Anda akan membuat penglihatan silau atau bahkan hilang penglihatan sesaat pada pengemudi do depan Anda.

Saran, selalu lihat dashboard Anda untuk memastikan indikator lampu jauh dan dekat. Gunakan lampu jauh secara bijak dan hormati pengemudi lainnya.

5. Pengaturan Kursi Yang Tidak Ergonomis

Kemudahan yang diberikan oleh mobil-mobil sekarang adalah pengaturan kursi, jok pengemudi dan penumpang dapat diatur sedemikian rupa sehingga terasa nyaman. Sekilas ini bukanlah hal yang perlu disalahkan di dalam mengemudi, karena setiap orang memiliki kenyamanannya masing-masing dalam mengatur kursi.

Apakah Anda pernah lihat seseorang mengemudi dengan kursi yang di atur terlalu jauh dari kemudi sehingga kakinya hanya menjangkau sedikit pada pedal gas atau rem ?

Perilaku seperti ini akan mempengaruhi pengemudi di dalam pengambilan tindakan saat kondisi mendesak, kesigapannya akan berkurang. Coba kita lihat para pembalap profesional, selalu dalam posisi sigap dengan tulang punggung tegak dan kedua tangan selalu memegang kemudi.

Saran, sebaiknya atur posisi jok pengemudi Anda dengan benar agar tangan tetap pada posisi nyaman dan kaki tidak terlalu jauh dari pedal gas. Lakukan pengatur sejenak sebelum mengemudikan mobil Anda.

6. Menggunakan Lampu Kota (Lampu Siang) di Malam Hari

Teknologi di semua mobil memang tidak sama, sebagian mobil mungkin belum dibekali dengan lampu siang (lampu kota). Namun saat ini hampir semua jenis mobil sudah menggunakan asesoris lampu siang.

Penggunaan lampu siang di malam hari akan menimbulkan kondisi bahaya lain karena belum tentu lampu belakang Anda menyala saat Anda menghidupkan lampu siang. Selain itu, kondisi pencahayaan lampu siang lebih redup jika dibanding lampu utama.

Saran, pastikan Anda memutar tuas lampu sampai ke lampu utama. Jangan gunakan lampu siang pada malam hari karena bisa membahayakan Anda dan pengemudi lain.

7. Semakin Melajukan Kendaraan Ketika Lampu Kuning

Lampu lalu lintas merupakan salah satu instrumen yang disediakan dinas perhubungan untuk mempermudah pengaturan lalu lintas di persimpangan. Isyarat lampu dengan 3 warna ini sangat membantu pengemudi dan pengendara lainnya untuk memutuskan kapan harus berhenti dan kapan harus melanjutkan perjalanan.

Namun bagaimana aktualnya ?

Masih banyak pengemudi atau pengendara tidak mengindahkan isyarat lampu dari Traffic light.

Lampu kuning yang seyogyanya mengisyaratkan kepada pengemudi untuk berhati-hati, memperlambat mobilnya, dan berhenti.  Namun banyak pengemudi yang justru melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi agar tidak terkena lampu merah.

Hal ini tentu sangat membahayakan bagi pengemudi itu sendiri dan juga pengendara lain, terlebih jika ada pengendara lain yang tetap menjalankan mobilnya saat lampu merah.

Saran, kurangi kecepatan Anda dan berhentilah saat kondisi lampu lalu lintas sudah menunjukkan warna kuning.

8. Tidak Berhenti Saat Lampu Merah

Seperti halnya kesalahan nomor 7, kesalahan tidak berhenti di saat kondisi lampu sudah merah merupakan kesalahan yang fatal. Banyak kecelakaan terjadi karena kesalahan seperti ini.

Apapun alasan yang sedang Anda alami, tidak bisa ditoleransi jika Anda melanggar lampu lalu lintas. Karena bukan hanya Anda yang punya kepentingan, ada sepuluh atau bahkan ribuan pengendara lain yang memiliki kepentingan seperti Anda.

Saran, berhentilah sejenak sesuai isyarat lampu lalu lintas. Ini mungkin akan menunda sejenak aktivitas Anda, namun jika Anda melanggarnya bisa saja menyebabkan kegiatan Anda tertunda selamanya (fatal)

9. Menggunakan Ponsel Saat Mengemudi

Modernisasi memang memberikan banyak kemudahan dan memanjakan, begitu banyak teknologi yang dipasarkan salah satunya Handphone. Keberadaan Handphone seolah sudah menyihir manusia untuk ketergantungan.

Mulai dari bangun tidur sampai akan tidur lagi yang dicari adalah handphone. Kebiasaan ini pun terbawa sampai saat mengemudi.

Banyak pengemudi tetap mengoperasikan telepon genggamnya pada saat mengemudi, kesalahan ini sangat membahayakan. Penggunaan Hp saat mengemudi tidak kalah bahaya dengan orang yang mengemudi sambil mengantuk.

Perhatian dan konsentrasi akan berkurang yang dapat menyebabkan kecelakaan, hal ini akan lebih parah jika orang tersebut sambil mengetik pesan singkat (chat, SmS).

Saran, letakkan Hanphone Anda selama mengemudi, dan jika dirasa penting segera menepi dan berhenti kemudian terima telepon yang masuk.

10. Berhenti Tiba-Tiba Tanpa Memberi Isyarat

Banyak pengemudi yang keasyikan dengan kepentingannya sendiri tanpa memperhatikan kendaraan lain yang ada di belakangnya.

Kesalahan yang mungkin paling banyak dilakukan adalah memberhentikan mobil tiba-tiba tanpa ada isyarat sebelumnya, misalkan saat pengemudi melihat ada tempat jualan makanan yang disukai, si pengemudi akan langsung menginjak rem tiba-tiba dan berhenti tanpa melihat kendaraan lain di belakang.

Ini sangat membahayakan dan dapat menyebabkan tabrak belakang.

Saran, sebagai pengemudi Anda harus defensive dengan melihat sekitar mobil Anda. Menganalisa kecepatan kendaraan lain, dan tahu kapan harus bertindak. Berhenyti tiba-tiba bukanlah suatu teknik mengemudi yang baik dan benar.

Itulah 10 Kesalahan terbanyak dalam mengemudi, kira-kira Anda pernah melakukan kesalahan yang mana ? Silakan share Artikel ini agar banyak yang tahu

About Bijibersemi 270 Articles
Bijibersemi.Com Merupakan Salah Satu Blog Yang Memberikan Berbagai MaCam Informasi Bagi Anda, Mulai Dari Informasi Teknologi, Entrepreneur, Pekerjaan, Motivasi, Pertanian, Peternakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*